ANALISIS SAMBUNGAN SEKRUP PADA KONSTRUKSI RANGKA ATAP BAJA RINGAN MENURUT SNI 7971:2013
Apriani, Widya; Lubis, Fadrizal; Anggraini, Muthia
Kegagalan struktur rangka atap bangunan dengan material baja ringan atau baja canai
dingin dapat terjadi oleh beberapa sebab, misalnya faktor perencanaan dan
pelaksanaan. Pada tahun 2016 terjadi kegagalan struktur rangka atap pada suatu gedung
di Pekanbaru yang mengakibatkan hampir keseluruhan rangka atap bangunan rubuh.
Kegagalan yang terjadi pada sambungan dan tekuk di beberapa batang yang terjadi pada
beberapa joint atau sambungan antara ringbalk beton dan rangka batang. Penelitian
dilakukan dengan melakukan pemodelan rangka atap baja canai dingin menggunakan
SAP 2000 untuk mengetahui gaya dalam struktur. selanjutnya dilakukan desain
sambungan menurut SNI 7971:2013 tentang baja canai. Sambungan yang akan
dianalisis merupakan sambungan rangka baja ringan dengan menggunakan self-drilling
screw yang didesain menurut ketentuan SNI 7971:2013. Hasil penelitian menunjukkan
terjadi kegagalan sambungan yang dipengaruhi oleh mode bearing, karena kapasitas
geser desain yang diperoleh lebih besar dari kapasitas tariknya, sehingga jumlah sekrup
yang digunakan lebih sedikit. Kapasitas sambungan pada kasus ini ditentukan oleh
kapasitas geser sekrup. Desain kapasitas geser sedikit di atas gaya dalam maksimum
yang bekerja. Sedangkan, kapasitas tarik profil jauh kapasitas geser yang bekerja.
Sambungan cukup kuat menahan gaya-gaya dalam rangka baja ringan yang menahan
kombinasi beban gravitasi dan beban angin, beban hujan, sehingga sambungan
bukanlah menjadi penyebab terjadinya keruntuhan struktur rangka atap. Kata Kunci : Sambungan Sekrup, Keruntuhan Rangka Atap, SNI 7971:2013
dingin dapat terjadi oleh beberapa sebab, misalnya faktor perencanaan dan
pelaksanaan. Pada tahun 2016 terjadi kegagalan struktur rangka atap pada suatu gedung
di Pekanbaru yang mengakibatkan hampir keseluruhan rangka atap bangunan rubuh.
Kegagalan yang terjadi pada sambungan dan tekuk di beberapa batang yang terjadi pada
beberapa joint atau sambungan antara ringbalk beton dan rangka batang. Penelitian
dilakukan dengan melakukan pemodelan rangka atap baja canai dingin menggunakan
SAP 2000 untuk mengetahui gaya dalam struktur. selanjutnya dilakukan desain
sambungan menurut SNI 7971:2013 tentang baja canai. Sambungan yang akan
dianalisis merupakan sambungan rangka baja ringan dengan menggunakan self-drilling
screw yang didesain menurut ketentuan SNI 7971:2013. Hasil penelitian menunjukkan
terjadi kegagalan sambungan yang dipengaruhi oleh mode bearing, karena kapasitas
geser desain yang diperoleh lebih besar dari kapasitas tariknya, sehingga jumlah sekrup
yang digunakan lebih sedikit. Kapasitas sambungan pada kasus ini ditentukan oleh
kapasitas geser sekrup. Desain kapasitas geser sedikit di atas gaya dalam maksimum
yang bekerja. Sedangkan, kapasitas tarik profil jauh kapasitas geser yang bekerja.
Sambungan cukup kuat menahan gaya-gaya dalam rangka baja ringan yang menahan
kombinasi beban gravitasi dan beban angin, beban hujan, sehingga sambungan
bukanlah menjadi penyebab terjadinya keruntuhan struktur rangka atap. Kata Kunci : Sambungan Sekrup, Keruntuhan Rangka Atap, SNI 7971:2013
Detail Information
- Publisher
- Teknik
- Tahun
- 2017
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2019-12-03T03:45:05Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah