Analisis Pemasangan Kapasitor Terhadap Harmonisa Di Balam Substation Pt. Pertamina Hulu Rokan
Ramadhan, Wahyu
Harmonisa adalah gejala terdistorsinya gelombang sinusoidal arus maupun
tegangan pada sistem tenaga listrik. Distorsi gelombang arus dan tegangan ini
disebabkan adanya pembentukan gelombang-gelombang dengan frekuensi
kelipatan bilangan bulat dari frekuensi fundamentalnya. Permasalahan yang sering
terjadi didalam penggunaan listrik di industri adalah nilai faktor daya. Tingkat
harmonisa tegangan dan arus harus memenuhi standar yang disyaratkan dalam
IEEE 519-2014, penelitian ini dilakukan untuk perbaikan faktor daya yang dimana
sistem sudah terdistorsi harmonisa tegangan untuk phasa R, S, dan T 3,9 %, 16,9
%, dan 19,5 % dimana sudah melebihi standar yang diizinkan, dan dilakukan
pemasangan kapasitor bank sebesar 58,727 μF dengan kompensasi daya reaktif
4.095 MVAr untuk memperbaiki faktor daya yang sebelumnya 0,78 menjadi 0.90.
Frekuensi resonansi pemasangan kapasitor bank berdekatan dengan frekuensi
harmonisa. Pada penelitian ini frekuensi resoanansi terjadi pada frekuensi 397,86
Hz, Individual Harmonic Distortion (IHD) tegangan dan aruskemungkinan akan
naik di orde ke 5 dan orde ke 7. Dilakukanlah perancangan filter single tuned untuk
mengurangi tingkat harmonisa pada orde 5 dan 7. Dari perhitungan filter pasif
single tuned didapatlah nilai R = 0,0882 Ohm, L = 9,367 mH, dan C = 30,045 μF
untuk orde ke 5. Sedangkan orde 7 nilai R = 0,0471 Ohm, L = 5,006 H, dan C =
28,682 μF. Setelah dilakukan pemasangan filter Total Harmonic Ditortion (THD)
tegangan pada sistem turun menjadi R = 0,89 %, S = 4,24 %, dan S = 2,79 %.
tegangan pada sistem tenaga listrik. Distorsi gelombang arus dan tegangan ini
disebabkan adanya pembentukan gelombang-gelombang dengan frekuensi
kelipatan bilangan bulat dari frekuensi fundamentalnya. Permasalahan yang sering
terjadi didalam penggunaan listrik di industri adalah nilai faktor daya. Tingkat
harmonisa tegangan dan arus harus memenuhi standar yang disyaratkan dalam
IEEE 519-2014, penelitian ini dilakukan untuk perbaikan faktor daya yang dimana
sistem sudah terdistorsi harmonisa tegangan untuk phasa R, S, dan T 3,9 %, 16,9
%, dan 19,5 % dimana sudah melebihi standar yang diizinkan, dan dilakukan
pemasangan kapasitor bank sebesar 58,727 μF dengan kompensasi daya reaktif
4.095 MVAr untuk memperbaiki faktor daya yang sebelumnya 0,78 menjadi 0.90.
Frekuensi resonansi pemasangan kapasitor bank berdekatan dengan frekuensi
harmonisa. Pada penelitian ini frekuensi resoanansi terjadi pada frekuensi 397,86
Hz, Individual Harmonic Distortion (IHD) tegangan dan aruskemungkinan akan
naik di orde ke 5 dan orde ke 7. Dilakukanlah perancangan filter single tuned untuk
mengurangi tingkat harmonisa pada orde 5 dan 7. Dari perhitungan filter pasif
single tuned didapatlah nilai R = 0,0882 Ohm, L = 9,367 mH, dan C = 30,045 μF
untuk orde ke 5. Sedangkan orde 7 nilai R = 0,0471 Ohm, L = 5,006 H, dan C =
28,682 μF. Setelah dilakukan pemasangan filter Total Harmonic Ditortion (THD)
tegangan pada sistem turun menjadi R = 0,89 %, S = 4,24 %, dan S = 2,79 %.
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2023
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-01-31T17:29:10Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah